Konseling kelompok adalah metode intervensi yang sangat efektif untuk mendukung perkembangan psikologis, emosional, dan sosial seseorang. Dengan berinteraksi dalam kelompok, anggota memiliki kesempatan untuk membahas berbagai permasalahan, mengembangkan keterampilan sosial, serta mendapatkan dukungan dari sesama anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena transferensi dan kontra-transferensi dalam konseling kelompok serta dampaknya terhadap dinamika kelompok dan efektivitas terapi. Transferensi merujuk pada proyeksi perasaan dan pengalaman masa lalu anggota kelompok terhadap konselor atau anggota kelompok lain, sedangkan kontra-transferensi adalah respons emosional konselor terhadap anggota kelompok yang dipengaruhi oleh pengalaman pribadi konselor. Berdasarkan kajian literatur, transferensi dan kontra-transferensi dapat mempengaruhi kualitas interaksi dan hasil terapi kelompok. Pengelolaan yang efektif terhadap kedua fenomena ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan psikologis anggota kelompok. Strategi yang diidentifikasi dalam penelitian ini termasuk kesadaran diri, fasilitasi diskusi terbuka, dan penggunaan pendekatan integratif untuk memaksimalkan manfaat dari transferensi dan kontra-transferensi dalam proses konseling kelompok.
Copyrights © 2024