Jurnal Syaikh Mudo Madlawan
Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Syaikh Mudo Madlawan

TAFSIR LUGHAWI DALAM SURAH YUSUF (STUDI KOMPARATIF KITAB TAFSĪR AL-KASYSYĀF DAN TAFSĪR AL-MUHARRARU AL-WAJĪZ)

Muhammad Azhar Anwar (Unknown)
Hidayatullah Ismail (Unknown)
Erman Ghani (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2024

Abstract

Penafsiran terhadap ayat-ayat al-Qur’an merupakan suatu upaya umat manusia dalam mencari dan menggali pesan Allah untuk diterapkan didalam kehidupan. Penafsiran yang benar akan membawa kepada pengetahuan kebenaran hakiki dari hakikat alam semesta, salah satu jalan yang dapat digunakan berupa penafsiran lughawi atau linguistik karena didalam ilmu ini terdapat suatu ilmu yang sangat penting dan berguna untuk mencari suatu makna kata yaitu ilmu dalālāh. Bukti pentingnya memahami ilmu dalālāh sebagai contoh penulis ambil didalam surah Yusuf terdapat majaz atau kata-kata yang sarat dengan makna, sebagaimana perkataan nabi Yusuf kepada ayahnya nabi Ya’kub bahwa beliau melihat dalam mimpinya ada sebelas bintang, matahari dan bulan sujud kepadanya, atau juga majaz tentang darah bersifat dusta, namun yang lebih urgensinya tentang kata-kata Hamma (hasrat) yang berdampak kepada aqidah dalam memahami bagaimana ma’sūmnya seorang nabi, agar tidak terjadi kekeliruan dalam memahami ayat al-Qur’an tersebut. Imam Zamakhsyari dengan karakteristik kuat terhadap paham mu’tazilah dengan metode lebih mengutamakan akal dari kaedah bahasa menjelaskan bahwa nabi Yusuf terpengaruh hasratnya sebelum datang petunjuk, sedangkan imam Ibnu ‘Athiyah dengan paham ahlu sunnah wal jama’ah serta lebih menitik beratkan kepada kaedah bahasa mengatakan bahwa nabi Yusuf sama sekali tidak terpengeruh rayuan Zulaikha tersebut. Adapun kedua ulama ini merupakan ulama tafsir sezaman namun berbeda daerah.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jsmm

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Syaikh Mudo Madlawan is a peer-reviewed journal published twice a year (March and September). Jurnal Keislaman aims to facilitate and disseminate innovative and creative ideas of researchers, academicians, and practitioners who concentrate on interdisciplinary Islamic issues ranging from ...