Penelitian ini mengkaji pengaruh nilai-nilai dan pola konsumsi terhadap sikap dan niat membeli produk ramah lingkungan di IKEA Indonesia. Dengan menggunakan metode survei purposive sampling, penelitian melibatkan 205 responden di Indonesia yang diberikan kuesioner dengan skala Likert 1-5. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui software AMOS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika menarik dalam perilaku konsumen terhadap produk ramah lingkungan. Nilai-nilai biosferik dan fungsional terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap sikap pembelian produk ramah lingkungan. Ketika konsumen memiliki sikap positif yang didasari oleh nilai-nilai tersebut, niat mereka untuk membeli produk ramah lingkungan juga meningkat. Namun, ditemukan bahwa nilai sosial justru memberikan pengaruh negatif terhadap sikap pembelian ramah lingkungan, yang pada gilirannya dapat menurunkan niat pembelian. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi strategi pemasaran hijau perusahaan. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi sikap dan niat pembelian konsumen, perusahaan dapat merancang kampanye pemasaran yang lebih efektif untuk meningkatkan permintaan produk ramah lingkungan. Lebih jauh lagi, strategi yang tepat tidak hanya akan meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkuat citra merek dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Copyrights © 2025