Usaha kuliner ayam geprek di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat, namun juga menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi keberlanjutan dan keberhasilan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis risiko yang dihadapi oleh pelaku usaha ayam geprek serta merumuskan strategi pengelolaan risiko yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, survei, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko yang dihadapi usaha ayam geprek dapat dikategorikan menjadi empat jenis, yaitu risiko operasional, keuangan, pasar, dan eksternal. Strategi mitigasi yang disarankan mencakup diversifikasi pemasok bahan baku, pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur, inovasi produk dan pemasaran, serta pemanfaatan asuransi usaha untuk mengatasi risiko eksternal. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pelaku usaha dalam mengelola risiko yang dapat mempengaruhi kestabilan dan pertumbuhan usaha kuliner ayam geprek, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur manajemen risiko di sektor UKM kuliner.
Copyrights © 2024