Penjaminan mutu merupakan salah satu elemen penting dalam pengelolaan perguruan tinggi yang bertujuan untuk memastikan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Hasil evaluasi internal yang dilakukan di Kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK) tengah menyatakan bahwa adanya urgensi untuk melakukan pembaharuan dan penyederhaaan standar penjaminan mutu internal yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi, relevansi mutu, terbitnya peraturan baru, dan mampu menyesuaikan dengan kriteria penilaian akreditasi perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan Standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dalam rangka meningkatkan budaya mutu pendidikan tinggi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumentasi, dan observasi terhadap implementasi SPMI yang berlangsung di ITK. Penelitian ini menganalisis berbagai aspek, seperti kebijakan, prosedur, dokumen mutu, dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam proses penjaminan mutu. Hasil penelitian ini adalah rencana rumusan standar baru ITK yang terdiri dari 9 standar utama yang telah merepresentasikan seluruh komponen standar terdahulu, peraturan menteri terbaru, dan kriteria akreditasi. Pengembangan standar SPMI yang terstruktur dan adaptif dapat menjadi instrumen utama dalam membangun budaya mutu dan perbaikan yang berkelanjutan di ITK, sehingga mendukung peningkatan daya saing institusi di tingkat nasional dan internasional.
Copyrights © 2025