Gangguan elektrolit seperti natrium, kalium, dan kalsium sering dikaitkan dengan hipertensi dalam kehamilan, terutama pada trimester akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar elektrolit yang menyimpang dari normal dengan hipertensi kehamilan. Menggunakan desain cross-sectional berbasis rumah sakit, studi ini melibatkan 42 wanita hamil dengan usia kehamilan minimal 37 minggu yang menjalani perawatan antenatal di RSUD. Pengukuran tekanan darah dan analisis serum elektrolit dilakukan pada kunjungan yang sama. Data menunjukkan bahwa 59,5% responden mengalami hipertensi kehamilan, dengan prevalensi abnormal pada kadar kalium yang dikaitkan dengan hipertensi. Analisis menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan secara statistik antara konsentrasi ion dengan hipertensi pada kehamilan, namun kecenderungan lebih tinggi diamati pada kadar kalium rendah. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan ketat elektrolit pada ibu hamil dengan risiko hipertensi untuk mencegah komplikasi. Penelitian lebih lanjut dengan ukuran sampel lebih besar diperlukan untuk validasi hasil ini.
Copyrights © 2024