Prevalensi kejadian dismenore cukup tinggi diseluruh dunia. Berdasarkan data WHO, rata-rata insidensi terjadinya dismenore pada wanita usia muda antara 16,8 – 81%. dimana 10-15% diantaranya mengalami dismenore berat, yang menyebabkan mereka tidak mampu melakukan kegiatan apapun. Cara mengatasi dismenore bisa dilakukan secara farmakologi dengan pemberian obat analgetik dan terapi non farmakologi alternative salah satunya mengkonsumsi jus wortel. Wortel mengandung karoten, pektin, aspargin, serat, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, besi, sodium, asam amino, vitamin A,B,C,D,E dan K. Wortel berfungsi selain sebagai antioksidan beta Karoten juga memiliki efek analgetik (anti nyeri) dan anti inflamasi (anti peradangan). Tujuan pengabmas ini agar siswi mengetahui manfaat mengkonsumsi jus wortel dapat mengurangi sakit dismenorhe. Metode kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dengan melakukan edukasi kepada Remaja Putri di Rumah Tahfiz Nurul Qalby Kota Padang setelah itu dilakukan tanya jawab dan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan jus wortel selama ± 1,5 jam. Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh 31 remaja putri. Dengan adaanya pemberian edukasi ini diharap remaja putri dapat mengaplikansi pembuatan jus wortel pada saat terjadi dismenorhe, sehingga keluhan dismenohre bisa berkurang.
Copyrights © 2025