Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi komunikasi verbal dalam supervisi di MTs SA Nurul Huda. Fokus utama penelitian adalah bagaimana pendekatan komunikasi verbal dapat menciptakan hubungan kolaboratif antara supervisor dan guru serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi kasus, penelitian ini mengandalkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi verbal yang efektif, seperti penggunaan bahasa sederhana, pendekatan dua arah, empati, dan persuasi, mampu menciptakan suasana supervisi yang kolaboratif dan mendukung. Umpan balik konstruktif dan penggunaan pertanyaan terbuka terbukti meningkatkan refleksi diri guru, sementara faktor internal seperti keterampilan komunikasi menjadi penentu keberhasilan strategi ini. Di sisi lain, faktor eksternal seperti dukungan kebijakan, sarana prasarana, dan budaya organisasi turut berperan menciptakan lingkungan yang kondusif. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, termasuk perbedaan gaya komunikasi, keterbatasan waktu, hambatan emosional, serta kesenjangan pemahaman terkait tujuan supervisi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dan adaptif, seperti penguatan keterampilan komunikasi supervisor dan guru serta kebijakan pendukung yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan strategi komunikasi dalam supervisi, dengan implikasi pada peningkatan profesionalisme guru dan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Copyrights © 2025