Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang dilakukan di kawasan Mandeh. Apakah pengembangan pariwisata yang dikembangkan telah mengintegrasikan keberlanjutan antara potensi ekologi, sosial budaya dan kebijakan pemerintah. .Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Melalui potensi destinasi yang ada dapat dilihat sebagai modal pendukung dalam pengembangan industri pariwisata di kawasan Mandeh. Namun, hal tersebut tentunya memerlukan koordinasi antar sektor; sektor pemerintah, pemangku kepentingan, dan warga masyarakat. Kawasan Mandeh belum sepenuhnya terkoordinasi karena belum adanya perencanaan jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan dan belum adanya regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah sebagai acuan hukum pengembangan kawasan Mandeh. Keterkaitan antara pariwisata berbasis masyarakat dengan pembangunan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat memberikan dampak positif baik dalam pengelolaan maupun pemberdayaan. CBT sangat memperhatikan potensi sumber daya alam, keterampilan masyarakat setempat, sosial ekonomi, dan pelestarian lingkungan agar dapat terpadu dan berkelanjutan. Selain itu, pembangunan pariwisata berbasis masyarakat merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.Kata Kunci: Mandeh, Wisata Bahari, Wisata Berbasis masyarakat.
Copyrights © 2025