Pelatihan shalawat Banjari berbasis metode Asset-Based Community Development (ABCD) telah dilaksanakan di Desa Pagerngumbuk dengan tujuan untuk menguatkan nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z. Program ini dirancang untuk memanfaatkan potensi lokal dan mengintegrasikan seni Islami sebagai media edukasi dan dakwah. Pelatihan yang dilaksanakan satu kali setiap minggu ini melibatkan anak-anak usia 7–12 tahun serta didukung oleh tokoh masyarakat, orang tua, dan pihak sekolah setempat. Materi yang diajarkan meliputi rumus dasar dan variasi pukulan rebana serta pelafalan syi'ir Islami. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan seni dan pemahaman nilai-nilai keislaman peserta. Selain itu, pelatihan ini berhasil menggerakkan kolaborasi komunitas meskipun dihadapkan pada tantangan seperti rendahnya motivasi awal peserta yang lebih terfokus pada penggunaan gadget. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif sebagai sarana pemberdayaan masyarakat berbasis seni Islami dan berpotensi untuk direplikasi di komunitas lain dengan adaptasi yang sesuai.
Copyrights © 2025