Aksesibilitas pada platform pembelajaran daring menjadi tantangan bagi mahasiswa penyandang disabilitas netra, termasuk LMS BRONE di Universitas Brawijaya. Penelitian ini menganalisis aksesibilitas LMS BRONE berdasarkan WCAG 2.0, 2.1, dan 2.2 dengan metode studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, uji kegunaan, dan analisis dokumen, menggunakan alat bantu seperti NVDA, WAVE, dan AXE DevTools. Hasil penelitian menunjukkan LMS BRONE memenuhi beberapa elemen WCAG, seperti kompatibilitas dengan pembaca layar dan struktur heading, namun masih memiliki kelemahan, termasuk kurangnya teks alternatif, rasio kontras warna rendah, sertanavigasi yang tidak ramah pengguna keyboard. Mahasiswa disabilitas netra juga mengalami kesulitan mengunggah tugas, menavigasi halaman, dan mengakses materi. Perbaikan struktur navigasi, peningkatan teks alternatif, dan rasio kontras warna disarankan agar LMS BRONE lebih inklusif dan sesuai standar WCAG 2.1 dan 2.2.
Copyrights © 2025