Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses internalisasi nilai anti-korupsi melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 2 Kagungan Wonosobo dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Korupsi di Indonesia menjadi masalah serius yang merambah ke sektor pendidikan, sehingga pendidikan memegang peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pembelajaran PAI, yang mengajarkan nilai-nilai moral, dinilai efektif dalam menanamkan nilai anti-korupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai anti-korupsi melibatkan nilai-nilai kejujuran, keadilan, tanggung jawab, amanah, kerja keras, dan sabar, yang dipengaruhi oleh keterlibatan guru, kegiatan ekstrakurikuler, dan dukungan lingkungan.
Copyrights © 2024