Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa al-tafsir dan tajahul al-‘arif dalam Surah Yusuf untuk memperjelas makna dan pesan moral yang terkandung di dalamnya. Gaya al-tafsir berfungsi untuk memberikan penjelasan mengenai simbolisme dan makna yang terkandung dalam setiap peristiwa yang terjadi, seperti mimpi Yusuf yang menjadi kenyataan dan interaksi dengan saudara-saudaranya. Sementara itu, tajahul al-‘arif digunakan untuk membangkitkan kesadaran moral pembaca, terutama melalui perasaan introspeksi yang dirasakan oleh saudara Yusuf terkait kesalahan yang mereka lakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks Al-Qur'an untuk menggali kedalaman makna dari kedua gaya bahasa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua gaya bahasa ini memperkaya pesan spiritual dan moral dalam Surah Yusuf, serta memberikan wawasan yang lebih dalam bagi pembaca mengenai nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan konteks sosial dan pribadi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman terhadap keindahan dan kedalaman gaya bahasa Al-Qur'an.
Copyrights © 2025