Stabilitas pangan ASEAN termasuk Indonesia, menghadapi tantangan setelah pandemi COVID-19 yang mempengaruhi rantai pasokan global dan ekonomi. Ketergantungan pada impor pangan, perubahan iklim, dan infrastruktur pertanian yang terbatas menjadi isu utama. Kesenjangan akses terhadap pangan dan perlunya reformasi kebijakan menyoroti pentingnya kerjasama regional di ASEAN. Investasi dalam teknologi pertanian, diversifikasi sumber pangan, dan peningkatan kapasitas petani krusial untuk memperkuat ketahanan pangan di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang Indonesia dalam konteks ASEAN pasca pandemi. Melalui kerjasama ASEAN dalam ASEAN Integrated Food Security (AIFS) dan Strategic Plan of Action on Food Security (SPA-FS) 2021-2025 dapat mendorong peningkatan produksi pangan domestik, diversifikasi sumber pangan, stabilisasi harga, dan perbaikan distribusi. Dengan demikian, kerjasama ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di ASEAN tetapi juga memberikan manfaat signifikan bagi Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan petani, ketersediaan pangan yang berkelanjutan, dan daya saing global
Copyrights © 2025