Salah satu aspek penting dalam matematika yang perlu dikuasai oleh siswa adalah geometri, yang mencakup sifat-sifat, hubungan antar unsur, serta proses pengukurannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan belajar siswa pada materi geometri di tingkat sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan melibatkan tes tertulis untuk siswa serta wawancara dengan siswa dan guru di sebuah sekolah dasar yang berlokasi di Kabupaten Bondowoso. Hasil analisis berdasarkan dari teori learning obstacle adalah; a) Epistemological obstacle yaitu siswa tidak mampu menggunakan rumus keliling dan luas persegi serta persegi panjang, kemudian siswa tidak teliti dalam menggunakan satuan keliling dan luas; b) Ontogenic obstacle yaitu siswa tidak memahami konteks permasalahan keliling dan luas persegi serta persegi panjang, kemudian siswa tidak mengingat rumus keliling dan luas persegi serta persegi panjang; c) Didactical obstacle yaitu siswa tidak mampu menggunakan rumus keliling dan luas persegi serta persegi panjang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam memahami hambatan belajar siswa pada materi geometri. Selain itu, temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan untuk merancang rencana pembelajaran yang lebih bermakna, yang disesuaikan dengan hambatan belajar yang dialami siswa.
Copyrights © 2025