Pemahaman tentang pendidikan karakter anak dalam konteks ajaran Islam di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan, terutama dengan maraknya penggunaan media sosial sebagai sumber utama informasi. Tujuan dari Penelitian ini adalah menganalisis, mengkaji relevansi serta implementasi konsep pendidikan anak dalam Islam di era digital berdasarkan buku Kaifa Nurabbi Awladana karya Muhammad Bin Jamil Zainu. Beberapa metode pendidikan yang dibahas antara lain keteladanan, pembiasaan, dialog, cerita, dan praktik langsung. Penekanan diberikan pada peran penting keluarga, terutama orang tua, dalam membentuk karakter anak yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang kuat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis, mengkaji sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Pembahasan berpusat pada tafsir Surat Luqman ayat 13-19 sebagai landasan pendidikan anak, yang mencakup aspek tauhid, akhlak, dan ibadah. Pembahasan dalam penelitian ini dibandingkan dengan penelitian sebelumnya terletak pada kontekstualisasi konsep pendidikan anak dalam Islam, khususnya yang diuraikan dalam buku "Kaifa Nurabbi Awladana" karya Muhammad Bin Jamil Zainu, terhadap tantangan era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pendidikan anak yang diuraikan dalam buku tersebut masih sangat relevan dan dapat diadaptasi untuk menghadapi kompleksitas dunia modern, dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip Islam.
Copyrights © 2024