Latar Belakang: Di Kabupaten Kotabaru memiliki 28 puskesmas. Dari data cakupan gizi Kotabaru yaitu Puskesmas Kotabaru yang memiliki 6 desa dengan 630 balita dengan balita stunting berjumlah 40 balita (6,35%). Dari keseluruhan data Desa Hilir Muara memiliki balita stunting pada tahun 2024 yaitu 23 balita (7,69%) dari 299 balita yang ditimbang. Tujuan penelitian : Menganalisis pola pemberian makan pada balita dengan kejadian Stunting yang ada di Desa Hilir Muara Wilayah Kerja Puskesmas Kotabaru tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan studi analitik korelasional dengan pendekatan case-control. Populasi penelitian ini anak usia 12-59 bulan sebanyak 299 balita. Sampel berjumlah 69 balita. Sampel kasus stunting 23 balita dan sebagai kontrol 46 balita dengan perbandingan 1:2. Dengan tekhnik simple random sampling .Pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk menguji hubungan antara variabel pola pemberian makan dengan kejadian stunting. Hasil Penelitian : Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan kejadian stunting. Data hasil Univariat untuk pemberian makan tidak tepat pada kelompok tidak stunting berjumlah 46 responden, di dapatkan sebanyak 10 responden (21,70) dan pemberian makan yang tepat 36 responden (78,3%) hasil uji chi square p-value = 0,000 Kesimpulan terdapat hubungan antara pola pemberian makan dengan kejadian stunting.
Copyrights © 2025