Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis persepsi siswa mengenai peran pengawasan guru Akidah Akhlak dalam membimbing dan mengawasi perkembangan karakter keagamaan siswa secara positif. 2) Mengkaji bagaimana lingkungan sekolah berkontribusi dalam membentuk karakter keagamaan siswa yang baik. 3) Meneliti strategi yang efektif untuk meningkatkan pengawasan guru serta menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan karakter keagamaan siswa. Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Kota Tangerang Selatan, menggunakan metode pengumpulan data berupa angket (kuesioner), wawancara, dan dokumentasi. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas X1 tahun pelajaran 2023/2024. Sampel diambil dengan teknik random sampling, di mana peneliti memilih secara acak 33 siswa dari kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengawasan yang dilakukan oleh guru Akidah Akhlak berpengaruh positif terhadap peningkatan karakter keagamaan siswa, dengan koefisien korelasi positif sebesar 0,49. Ini berarti semakin baik pengawasan guru, semakin baik pula karakter keagamaan siswa. 2)Lingkungan sekolah juga berperan dalam membentuk karakter keagamaan siswa, terbukti dengan korelasi sebesar 0,30 antara variabel lingkungan sekolah (X2) dan karakter keagamaan (Y). Semakin baik lingkungan sekolah, semakin baik karakter keagamaan siswa. 3)Strategi yang tepat untuk meningkatkan pengawasan guru dan menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan karakter keagamaan memiliki hubungan signifikan. Koefisien determinasi yang dihasilkan menunjukkan bahwa 53% variasi dalam karakter keagamaan (Y) dapat dijelaskan oleh pengawasan guru Akidah Akhlak (X1) dan lingkungan sekolah (X2) secara simultan. Dengan demikian, peran pengawasan guru dan lingkungan sekolah dalam meningkatkan karakter keagamaan adalah 53%.
Copyrights © 2025