Artikel ini mengeksplorasi dampak teknologi drone bionik terhadap keamanan dan privasi dari sudut pandang peperangan asimetris, dengan fokus khusus pada program drone bionik di Tiongkok. Analisis dilaksanakan untuk memahami bagaimana implementasi teknologi ini mempengaruhi pengawasan umum dan akibatnya terhadap masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai fenomena tersebut. Data yang digunakan adalah data sekunder dari berbagai sumber seperti buku, makalah, laporan penelitian, dan dokumen terkait lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun teknologi drone bionik dapat meningkatkan keamanan, terdapat risiko nyata terkait pelanggaran privasi dan penyalahgunaan data. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan penguatan aturan dan standar etika dalam penerapan teknologi drone bionik untuk meminimalisasi risiko.
Copyrights © 2025