Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi konsep sosiologi ekonomi Islam dalam dinamika pasar tradisional dengan studi kasus Pasar Dander, Bojonegoro. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai keadilan, solidaritas sosial, dan keberlanjutan yang diajarkan dalam ekonomi Islam diterapkan oleh pedagang dan pengelola pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang di Pasar Dander menerapkan prinsip keadilan dalam transaksi, seperti memberikan harga wajar dan takaran yang jujur. Solidaritas sosial juga terlihat dalam bentuk kerja sama antar pedagang, meskipun belum terorganisir secara formal. Namun, tantangan seperti ketimpangan pendapatan antara pedagang tetap dan musiman, serta kurangnya perhatian terhadap aspek keberlanjutan lingkungan, masih perlu diatasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi sosiologi ekonomi Islam dapat memperkuat dinamika pasar tradisional melalui penerapan nilai-nilai keadilan, keberlanjutan, dan solidaritas, serta menyarankan peningkatan peran lembaga berbasis syariah dalam mendukung pedagang lokal.
Copyrights © 2025