Perguruan tinggi adalah lingkungan yang penuh tantangan bagi mahasiswa baru di mana mereka harus beradaptasi dengan perubahan terutama hal akademik. Resiliensi akademik memiliki peranan penting dalam memahami bagaimana mahasiswa baru menghadapi dan mengatasi tantangan tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survey. Penelitian ini bermaksud untuk menggambarkan tingkat resiliensi akademik mahasiswa baru dan sebagai bahan rekomendasi pemberian layanan responsif yang tepat kepada mahasiswa baru FKIP Universitas Tidar. Penelitian ini menggunakan skala resiliensi akademik untuk mengumpulkan data. Sampel diambil secara random sampling yang berjumlah 424 responden dengan kriteria mahasiswa baru semester 2 FKIP Universitas Tidar Tahun 2022/2023. Skala resiliensi akademik dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas (65%) mahasiswa baru FKIP Universitas Tidar memiliki resiliensi akademik tinggi yang ditandai dengan kemampuan menggunakan ketrampilan yang dimilikinya untuk mengatasi pengalaman negatif yang menghambat proses pembelajaran.
Copyrights © 2023