Fluktuasi harga beras yang signifikan di Provinsi Jawa Timur mempengaruhi stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan, sehingga diperlukan pendekatan analisis prediktif untuk memahami pola harga secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi harga beras dengan menggunakan metode TES, yang mampu menangkap tren, musiman, dan variasi data runtun waktu. Data yang digunakan adalah harga beras harian di Jawa Timur selama satu tahun terakhir yang bersumber dari catatan resmi pemerintah Jawa Timur. Metode analisis meliputi preprocessing data untuk melihat pola musiman, implementasi algoritma TES untuk membangun model prediktif, dan evaluasi kinerja model menggunakan MSE sebagai indikator akurasi. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa teknik TES mampu menangkap pola musiman dan tren harga beras dengan tingkat akurasi yang cukup baik, menghasilkan MSE terkecil sebesar 724457.18 dan RMSE = 851.74 yang menunjukkan akurasi prediksi yang dapat diandalkan. Kesimpulannya, metode Triple Exponential Smoothing dapat digunakan untuk mengevaluasi tren harga beras, serta dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung perencanaan kebijakan harga pangan di Jawa Timur, meskipun terdapat ruang untuk peningkatan akurasi dengan pendekatan atau metode tambahan.
Copyrights © 0000