Indonesia, sebagai negara dengan keberagaman budaya, memiliki tradisi arsitektur yang mencerminkan identitas dan nilai sosial masyarakatnya. Salah satu contoh yang menonjol adalah rumoh Aceh, yang berfungsi tidak hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga sebagai simbol budaya dan spiritual. Rumoh Aceh dibangun sebagai rumah panggung dengan karakteristik unik, termasuk struktur ruang yang mencerminkan norma sosial masyarakat Aceh. Namun, seiring dengan urbanisasi, jumlah rumah tradisional ini menurun, mengancam pelestarian elemen budaya yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik arsitektur tradisional Aceh pada rumah Tgk Chik Awe Geutah di Kecamatan Peusangan Siblah Krung Kabupaten Bireuen. Penelitian ini penting, mengingat masa depan rumoh Aceh mungkin hanya akan bertahan dalam bentuk replika atau dokumentasi saja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa rumah Tgk Chik Awe Geutah memiliki karakteristik arsitektur tradisional Aceh yang terdapat pada bagian panggung, tiang, atap, dinding, ruang, kolong rumah, bukaan, ukiran dan ragam hias, orientasi rumah, tinggi rumah, warna, serta material
Copyrights © 2024