Digitalisasi dalam pendidikan pesantren menghadirkan tantangan dan peluang dalam menjaga tradisi keislaman sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo Malang sebagai salah satu pesantren besar di Indonesia mulai mengadopsi teknologi digital dalam sistem pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digitalisasi dalam internalisasi nilai Aswaja bagi Generasi Z. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pesantren mengintegrasikan teknologi seperti Maktabah Syamilah, e-learning, dan media sosial dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran jika diterapkan dengan strategi yang tepat, seperti pendekatan blended learning, pelatihan literasi digital bagi tenaga pengajar dan santri, serta regulasi yang seimbang antara penggunaan teknologi dan tradisi pesantren. Selain itu, tantangan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia, serta kekhawatiran terhadap perubahan pola belajar santri. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan ancaman bagi pesantren, tetapi dapat menjadi alat efektif untuk menanamkan nilai-nilai Aswaja kepada Generasi Z jika diterapkan dengan strategi yang tepat dan terarah
Copyrights © 2025