Lapisan perkerasan jalan merupakan komponen penting dari struktur jalan. Banyak di antaranya terjadi kerusakan sebelum masa pakainya, yang mencakup retak, distorsi, berlubang, dan pengelupasan. Oleh karenana itu dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik campuran SMA kasar dengan menggunakan limbah gypsum dan pengaruh limbah gypsum pada campuran SMA Kasar. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa Karakteristik agregat dari Sungai Sadang Kabupaten Pinrang, aspal penetrasi 60/70, berat jenis filler semen, dan limbah gypsum sebagai bahan tambah memenuhi persyaratan dalam campuran SMA Kasar berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Dan Adanya penambahan limbah gypsum mempengaruhi karakteristik campuran SMA kasar yaitu nilai VMA, dimana nilai VMA melebihi nilai minimum yang di tentukan yaitu sebesar 17 %.
Copyrights © 2025