Penelitian ini dilatarbelakangi dengan konstruksi, yang dimana penggunaan Building Information Modeling (BIM) menawarkan potensi untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan mempercepat proses pembangunan. Namun, tantangan seperti kurangnya sumber daya manusia terampil dalam BIM dan pemahaman terbatas tentang manfaatnya perlu diatasi melalui pelatihan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penerapan BIM dalam proyek renovasi Gereja XXX di Jalan Gunung Latimojong, yang menunjukkan bahwa BIM dapat mempercepat perencanaan dan mengurangi kesalahan di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, dikumpulkan dengan membagikan kuesioner. Dengan Data dari uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear berganda menunjukkan bahwa pelatihan dan implementasi BIM secara signifikan mempengaruhi perencanaan konstruksi. Dengan nilai F hitung yang lebih besar dari F tabel dan tingkat signifikansi di bawah 0,05, penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan dengan penggunaan metode BIM berpengaruh positif pada efisiensi perencanaan. BIM meningkatkan kolaborasi tim, deteksi kesalahan lebih awal, serta integrasi data proyek, yang pada tujuannya mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi keseluruhan dalam renovasi Gereja XXX.
Copyrights © 2025