Tingkat kecelakaan proyek konstruksi khususnya proyek jalan dan jembatan sangat tinggi yang dapat berdampak pada pelaksanaan proyek tersebut. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis tentang implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada preservasi jalan dan jembatan batas Kota Palopo dan Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dan survey lapangan. Wawancara ditargetkan pada 30 orang pekerja di lapangan yang sedang bekerja pada proyek preservasi jalan dan jembatan batas Kota Palopo dan Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Kuesioner berisi informasi umum tentang karyawan dan pengetahuan karyawan mengenenai K3 Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, pekerja proyek preservasi jalan dan jembatan batas Kota Palopo dan Rantepao Kabupaten Toraja Utara belum memahami keselamatan kerja terutama pada alat pelindung diri (APD) dan rambu peringatan. Kurangnya pengetahuan pegawai disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, rendahnya pelatihan pekerja, kurangnya pengalaman kerja dan banyaknya pekerja yang belum pernah mengikuti on the job training. Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada proyek proyek preservasi jalan dan jembatan batas Kota Palopo dan Rantepao Kabupaten Toraja Utara.
Copyrights © 2025