Penelitian tindakan kelas ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan representasi matematis dan aktivitas peserta didik kelas XI-2 di SMA N 10 Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan tes pada prasiklus yang menunjukkan rendahnya kemampuan representasi matematis dengan presentase 68% belum tuntas secara klasikal dan 32% tuntas secara klasikal berada pada kategori tidak baik. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas XI-2 SMA N 10 Semarang. Model penelitian menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Prosedur penelitian meliputi empat tahap yaitu perencanan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan representasi matematis pada prasiklus memperoleh 32% pada kategori kurang baik, siklus 1 sebesar 76% kategori baik, siklus 2 sebesar 91% kategori sangat baik. Berdasarkan hasil observasi aktivitas peserta didik, presentase aktivitas belajar pada prasiklus sebesar 79% pada kategori cukup baik, siklus 1 sebesar 83% pada kategori baik, dan siklus 2 sebesar 90% pada kategori sangat baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan representasi matematis dan aktivitas peserta didik melalui model pembelajaran project based learning berbantuan geogebra.
Copyrights © 2024