Emesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah yang umum terjadi pada kehamilan trimester pertama. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari ibu hamil dan berisiko menyebabkan dehidrasi serta ketidakseimbangan elektrolit. Penanganan emesis gravidarum dapat dilakukan melalui terapi farmakologi dan non-farmakologi, salah satunya adalah akupresur pada titik SP4 (Gong Sun), yang dipercaya dapat mengurangi mual dan muntah dengan merangsang sistem regulasi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan akupresur pada titik SP4 terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Lubuk Buaya, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 30 ibu hamil trimester pertama yang mengalami emesis gravidarum, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan uji statistik dependent sample T-test untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah penerapan akupresur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, rata-rata frekuensi mual dan muntah ibu hamil adalah 10,53 kali, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 7,30 kali. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan akupresur pada titik SP4 terhadap emesis gravidarum. Penerapan akupresur pada titik SP4 terbukti efektif dalam menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Akupresur dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan untuk mengatasi emesis gravidarum
Copyrights © 2025