Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan karena kemudahan dalam produksi dan pengolahan pascapanen serta perannya sebagai sumber utama kappakaraginan yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak digunakan dalam berbagai industri. Untuk mendukung keberlanjutan produksi, diperlukan budidaya yang memperhatikan faktor lingkungan, seperti nutrisi air, kecerahan, aliran air, suhu, dan salinitas, yang saling berinteraksi memengaruhi fotosintesis, metabolisme, dan keseimbangan fisiologis rumput laut. Salinitas optimal (30–35 ppt) dan suhu ideal (28°C) terbukti penting dalam mendukung pertumbuhan maksimum, sementara metode budidaya seperti keramba jaring apung dan rakit apung memberikan hasil produksi yang lebih baik dibandingkan metode lainnya. Artikel ini membahas karakteristik biologis K. alvarezii, mulai dari morfologi hingga habitat idealnya, serta mengulas berbagai perlakuan budidaya untuk jenis-jenis rumput laut lain yang memberikan wawasan tentang strategi optimal dalam meningkatkan hasil dan kualitas K. alvarezii. Temuan ini menjadi dasar pengembangan budidaya yang efisien dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap ekosistem alami.
Copyrights © 2024