Masalah pendidikan di Indonesia telah menjadi bahan diskusi sejak lama. Guru sebagai tenaga pendidik banyak menerapkan pengetahuan berupa hafalan dan teori yang membuat anak jenuh saat belajar. Keberhasilan belajar anak hanya diukur dari peroleh nilai pelajaran yang diikuti, dan ketaatan pada aturan. Anak dengan kecerdasan lain dipandang sebelah mata. Guru melabel mereka sebagai anak yang suka membuat masalah, dan tidak patuh. Labeling ini membawa efek buruk yang merugikan bagi anak, terutama perkembangan mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengembangan potensi siswa dengan pendekatan multiple intelligences. Metode penelitian ini adalah Sistematik Literatur Review. Pengumpulan artikel dilakukan secara elektronik, dengan menggunakan kata kunci “Multiple Intelligences” di mesin pencari. Pengembangan kreatif dalam pendidikan dengan memberikan kebebasan bagi siswa untuk belajar dan mengekspresikan diri melalui cara-cara yang sesuai dengan kecerdasan mereka, sangat penting dalam dunia yang semakin kompleks di mana inovasi dan kemampuan berpikir out-of-the-box menjadi sangat dihargai. Pendekatan MI menunjukkan peningkatan dalam kreativitas dan keterampilan pemecahan masalah, karena keragaman metode belajar yang memungkinkan mereka mengeksplorasi ide dan konsep baru. Kurikulum yang dirancang meliputi mencakup berbagai metode belajar seperti proyek, diskusi kelompok, kegiatan seni, dan permainan edukatif.
Copyrights © 2025