Matematika merupakan salah satu disiplin ilmu tertua yang berkembang sejak zaman kuno, dengan peradaban Babilonia memberikan kontribusi signifikan dalam perkembangannya. Artikel ini mengkaji perkembangan matematika pada zaman Babilonia, fokus pada sistem bilangan seksagesimal, penerapan dalam astronomi, serta penyelesaian masalah aljabar dan geometri. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Babilonia telah mengembangkan sistem berbasis 60 yang efisien, digunakan dalam perhitungan aritmetika kompleks dan waktu pengelolaan. Mereka juga memahami teorema awal Pythagoras dan mengembangkan tabel trigonometri untuk keperluan astronomi. Kontribusi mereka dalam aljabar dan geometri, seperti penyelesaian persamaan kuadrat dan penghitungan luas serta volume, menunjukkan kecerdasan tinggi untuk praktis kehidupan. Warisan ilmiah Babilonia berpengaruh besar pada perkembangan matematika di peradaban Yunani dan Islam. Studi ini menekankan pentingnya memahami sejarah matematika sebagai dasar menghargai evolusi ilmu pengetahuan dan relevansi pengetahuan dalam konteks modern
Copyrights © 2025