Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode kaisa terhadap kemampuan menghafal surat pendek di MI Miftahul Huda 2 Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan kelompok kontrol sebagai pembanding. Data dikumpulkan melalui tes menghafal surat pendek sebelum dan sesudah penerapan metode kaisa Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II MI Miftahul Huda 2 Palangka Raya yang berjumlah 87 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas II B sebagai kelas eksperimen dan kelas II A sebagai kelas kontrol dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaruh Metode Kaisa Terhadap Kemampuan Menghafal Surah Pendek MI Miftahul Huda 2 Palangka Raya yang dibuktikan dengan uji paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang tidak jauh antara nilai posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol mengalami peningkatan sebesar 42.276 dan 41.379 Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dengan menggunakanmetode kaisa maupun metode tahfidz terhadap kemampuan menghafal Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan metode kaisa mengalami peningkatan yang kurang lebih sama dengan nilai post test dengan nilai rata-rata 80,75 sedangkan kelompok kontrol yang mengunakan metode tahfidz dengan nilai 79,44. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode kaisa sama halnya dengan metode menghafal yang lain. Kesimpulannya, metode kaisa tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menghafal surat pendek di MI Miftahul Huda 2 Palangkaraya. Oleh karena itu, penerapan metode ini bisa juga diterapkan lebih luas di lingkungan pendidikan Islam untuk membantu siswa dalam kemampuan hafalan seperti metode yang sudah ada.
Copyrights © 2025