Transformasi digital telah memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam manajemen pendidikan Islam. Salah satu inovasi teknologi utama adalah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang berpotensi mendefinisikan ulang proses manajemen berbasis nilai-nilai Islam. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, personalisasi pembelajaran, dan pengambilan keputusan strategis dalam pendidikan Islam. Namun, penerapannya menghadapi tantangan seperti kesenjangan digital, kesiapan sumber daya manusia, dan integrasi nilai-nilai Islam. Dengan pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menganalisis peran, manfaat, serta hambatan implementasi AI. Artikel ini merekomendasikan kolaborasi antara pemangku kepentingan dan investasi dalam infrastruktur serta pelatihan untuk memastikan implementasi AI yang efektif, etis, dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Diharapkan, melalui pemanfaatan AI yang bijak, manajemen pendidikan Islam mampu bertransformasi guna menciptakan generasi Islam yang berkualitas tanpa meninggalkan nilai-nilai fundamental agama.
Copyrights © 2024