Program ini bertujuan untuk menghadirkan suasana nyaman di dalam kelas dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga memotivasi siswa untuk belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode SPSS yang bertujuan untuk menganalisa pengaruh Implementasi sekolah penggerak dan Guru pengegrak terhadap merdeka belajar di SD Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan. Populasi dalam penelitian ini adalah 3 sekolah penggerak dan 17 orang guru penggerak. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan regresi linier berganda.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Implementasi sekolah penggerak berpengaruh terhadap merdeka belajar di SD Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan. Hal ini di indikasikan oleh nilai bahwa implementasi sekolah penggerak (3.477) > t-tabel (2.101) dan p-value (0.008) t-tabel (2.101) dan p-value (0.023) < 0.05. Implementasi sekolah penggerak dan Guru penggerak terhadap merdeka belajar di SD Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan. Hal ini di indikasikan oleh nilai Fhitung: (9.615) > F-tabel: (3.55) dan sig-p (0.002) < 0.05. Maka dapat disimpulkan bahawa Implementasi skolah penggerak dan guru penggerak memiliki pengaruh terhadap merdeka belajar sebesar 53.1%. Dan saran yang dapat penulis berikan ialah melakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan variabel yang berbeda dan juga memberikan penguatan kepada Guru selaku fasilitator utama dalam menyelenggrakan merdeka belajar
Copyrights © 2025