Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya aktivitas yang berdampak pada hasil belajar siswa. Hal tersebut disebabkan disebabkan kegiatan pembelajaran hanya berpusat pada guru, pembelajaran belum menggunakan strategi dan model pembelajaran yang menarik. Upaya untuk mengatasi permasalahan adalah menerapkan model BERITA (BERbasis Informasi langsung, Tes percobaan, dan permainan Analisis), yang terdiri dari model Problem Based Learning (PBL), Teams Games Turnament, dan Metode Eksperimen. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian 20 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I memperoleh skor 29 kriteria “Baik”, pertemuan II memperoleh skor 32 kriteria “Baik”, pertemuan III memperoleh skor 34 kriteria “Sangat Baik” dan pertemuan IV memperoleh skor 38 kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pertemuan I mencapai kriteria “Cukup Aktif”, pertemuan II mencapai kriteria “Aktif”, pertemuan III mencapai kriteria “Sangat Aktif” dan pertemuan IV mencapai kriteria “Sangat Aktif”. Hasil belajar siswa ranah kognitif pada pertemuan I mencapai 65%, pertemuan II mencapai 65%, pertemuan III mencapai 90%, dan pertemuan IV mencapai 100%. Ranah afektif pertemuan I mencapai 40%, pertemuan II mencapai 65%, pertemuan III mencapai 90% dan pertemuan IV mencapai 100%. Ranah psikomotorik pertemuan I mencapai 35%, pertemuan II mencapai 61%, pertemuan III mencapai 90% dan pertemuan IV mencapai 100%. Berdasarkan temuan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pemanfaatkan model pembelajaran BERITA dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar.
Copyrights © 2023