Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam ekonomi gig di Indonesia, terutama di era kerja fleksibel. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan 30 responden, termasuk pekerja gig, pengusaha, dan pengguna platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi gig menawarkan peluang signifikan bagi individu untuk meningkatkan pendapatan dan fleksibilitas kerja. Sekitar 70% pekerja gig melaporkan peningkatan pendapatan, sementara 80% dari mereka mengalami ketidakpastian pendapatan yang mengganggu perencanaan keuangan. Selain itu, tantangan seperti kurangnya perlindungan sosial dan kesehatan mental muncul sebagai isu penting yang perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara pemerintah dan platform gig untuk meningkatkan perlindungan sosial serta menyediakan pelatihan bagi pekerja. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai dinamika ekonomi gig, diharapkan dapat tercipta kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan pekerja di masa depan.
Copyrights © 2024