Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan perbedaan Pengaruh sistem zonasi dan non zonasi (PPDB) terhadap motivasi belajar peserta didik di SMP Negeri 1 Pamijahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis regeresi linear sederhana dan uji t untuk menguji pengaruh sistem zonasi dan non zonasi (PPDB) terhadap motivasi belajar peserta didik. Sampel dalam penelitian ini sebesar 58 peserta didik baik dari sistem zonasi maupun non zonasi di SMP Negeri 1 pamijahan yang diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket. Analisis data menyatakan bahwa hipotesis kedua sistem zonasi dan non zonasi berpengaruh terhadap peserta didik baru di SMPN 1 Pamijahan. Adapun perolehan hasil statistik pada sistem zonasi diketahui memiliki nilai tertinggi 79 dengan mean 66, median 65,5, modus 66. Sedangkan hasil perhitungan stastistik pada penelitian sistem non zonasi memiliki nilai tertinggi 85 dengan mean 61, median 66,5, modus 64, terdapat perbedaan pengaruh dari sistem zonasi dan non zonasi (PPDB) terhadap motivasi belajar peserta didik di SMPN 1 Pamijahan. Hal ini dibuktikan melalui stastistik uji t yaitu rhitung = 5,358> (lebih besar) rtabel pada db (derajat kebebasan) 57=2,002. Artimya secara stastistik dengan analisis uji t terdapat pengaruh yang lebih tinggi sistem non zonasi (PPDB) terhadap motivasi belajar peserta didik di SMPN 1 Pamijahan
Copyrights © 2020