Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru dalam menggunakan PMM sebagai alat bantu proses pengajaran dan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif, hal ini memungkinkan penggalian pemahaman, persepsi dan pengalaman individu yang lebih mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan PMM memiliki dimensi yang dapat diukur, meliputi keterlibatan guru, peningkatan kompetensi, efektivitas pembelajaran, kualitas konten dan materi, keterjangkauan dan aksesibilitas, serta inovasi dan kreativitas. Agenda pendidikan global tahun 2030 yaitu pada fase teaching menghadapi berbagai tantangan diantaranya pengembangan keprofesian guru. Pengembangan kompetensi professional guru saat ini terpadu dengan teknologi agar kualitas pendidikan Indonesia semakin baik. Kemajuan teknologi di setiap bidang kehidupan perlu dimanfaatkan juga dalam pendidikan. Kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi menjadi sebuah prediktor keberhasilan peningkatan kualitas mengajar yang merujuk pada kompetensi profesionalnya. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan mampu meningkatkan pemenuhan kebutuhan guru dan tingkat efektivitas juga efisiensi dalam pembelajaran. Kurikulum merdeka yang saat ini sedang bergulir mengembangkan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Aplikasi PMM merupakan bentuk perubahan pendekatan peningkatan kualitas guru. Platform ini memberikan kemudahan akses kepada guru untuk dapat mengeksplorasi bahan ajar dan perangkat ajar inovatif secara mandiri sehingga menjadi sebuah peluang untuk meningkatkan kompetensi profesional seiring dengan kebutuhan penerapan kurikulum merdeka saat ini.
Copyrights © 2024