Fenomena hiperealitas telah melingkupi hampir seluruh masyarakat pascamodern dewasa ini. Hiperealitas terjadi ketika realitas bukan lagi merupakan kenyataan yang terjadi di lapangan, melainkan merupakan sesuatu yang dibuat atau simulasi dari fakta yang ada. Fenomena hiperealitas yang sangat dekat dengan masyarakat dapat dilihat dalam berbagai tontonan, salah satunya film-film populer. Film – film populer yang mengandung realitas berlebihan merupakan tontonan yang paling dinantikan oleh sebahagian besar masyarakat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana hiperealitas diwujudkan di dalam filmfilm populer dunia. Konsep mengenai hiperealitas dalam perspektif pascamodernisme dari Jean Baudrillard akan dipakai dalam untuk menjawab persoalan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat postmodern juga lebih menyukai film-film yang berbau hiperealitas dan mengacuhkan nilai-nilai realitas sosial di masyarakat. Hal ini dibuktikan karena banyaknya film-film yang berbau hiperealitas sukses meraih berbagai macam penghargaan dan menjadi ikon perfilman dunia sebagai film terlaris sepanjang masa.
Copyrights © 2020