Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis yang mengkaji tantangan penerapan kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen rumah sakit. Literatur dikumpulkan dari database PubMed, IEEE Xplore, dan ScienceDirect, menghasilkan 12 artikel dari jurnal bereputasi. Studi ini mengidentifikasi lima tantangan utama, yaitu: kualitas dan integrasi data, hambatan teknis dalam sistem, isu etika dan privasi, kendala organisasi dan budaya digital, serta aspek regulasi dan keamanan siber. Data yang tidak terstandarisasi dan infrastruktur IT yang konvensional menghambat efektivitas integrasi AI, sedangkan bias algoritma dan kurangnya transparansi menimbulkan masalah etika dan akuntabilitas. Selain itu, resistensi internal dan keterbatasan kompetensi digital di kalangan tenaga kesehatan menjadi faktor penghambat adopsi teknologi. Hasil tinjauan menekankan perlunya investasi dalam standarisasi data, peningkatan infrastruktur, dan pengembangan kerangka kerja etis serta regulasi yang adaptif untuk melindungi privasi dan keamanan siber. Dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek teknis, etika, organisasi, dan regulasi, potensi AI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan kesehatan. Rekomendasi strategis dari studi ini diharapkan menjadi acuan bagi institusi kesehatan dalam mengimplementasikan transformasi digital.
Copyrights © 2025