Penelitian ini menganalisis lirik lagu Kuala Tungkal (Negeri Sarat Budaye) karya Kichky Gunawan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos. Lagu ini merepresentasikan nilai-nilai budaya Melayu, ragam budaya, dan kebiasaan masyarakat Kuala Tungkal. Secara denotasi, lirik ini menggambarkan kehidupan masyarakat Kuala Tungkal yang erat dengan budaya. Konotasinya menampilkan simbol-simbol budaya yang memperkuat identitas Melayu, seperti toleransi dan keramahan. Pada tingkat mitos, lirik membangun citra sosial sebagai sifat alami masyarakat Kuala Tungkal, yang lahir dari konstruksi sosial, sejarah terdahulu, dan interaksi budaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik catat untuk menganalisis data secara sistematis. Hasilnya menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya mencerminkan budaya lokal, tetapi juga berfungsi sebagai media pelestarian identitas budaya Melayu Kuala Tungkal.
Copyrights © 2025