Pemanfaatan sumber daya alam pertambangan menghasilkan limbah yang besar, menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan, maupun terhadap sosial-ekonomi dan kebudayaan masyarakat. Permasalahan limbah yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan, seringkali menimbulkan konflik antara pihak perusahaan pertambangan dengan masyarakat yang berada di sekitarnya. Guna mendapatkan gambaran secara menyeluruh, mengenai dampak limbah pertambangan dan pengelolaannya yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan, dilakukan penelitian dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Data dan informasi penelitian diperoleh dengan cara studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan, tidak terkelolanya limbah pertambangan dengan baik, berdampak terhadap terganggunya kondisi bio-fisik lingkungan dan pencemaran udara. Dampak positif pengelolaan limbah pertambangan terhadap kondisi sosial-ekonomi dan budaya masyarakat, berupa: (1) manfaat ekoniomi; (2) sumber lapangan kerja; (3) menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan; (4) alih teknologi dan keterampilan; (5) lingkungan yang aman, tentram dan kondufif; dan (6) mengembangkan dan meningkatkan lembaga usaha desa. Dampak negatifnya, yaitu: 1) terjadi kesenjangan ekonomi dan persaingan berusaha; (2) kecemburuan sosial yang memicu konflik dan masalah keamanan; (3) perobahan pola tingkah laku masyarakat; (4) gaya hidup konsumtif; dan (5) masalah kesehatan masyarakat. Hasil analisis terhadap pengelolaan limbah pertambangan oleh beberapa perusahaan pertambangan, bahwa perusahaan-perusahaan tambang tersebut telah berupaya dengan baik untuk melakukan pengelolaan limbah pertambangannya, untuk meminimalisir dampak-dampak negatif yang ditimbulkan. Kata kunci: Dampak, Limbah pertambangan, Kalimantan Tengah
Copyrights © 2025