Penelitian ini bertujuan untuk Strategi Story Telling Marketing Melalui Influencer Untuk Meningkatkan Ekuitas Merk Di Tiktok. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan perspektif fenomenologis. Untuk penelitian khusus ini, penulis memilih informan dari Generasi Z yang aktif berinteraksi dengan aplikasi TikTok dan menggunakannya untuk melakukan pembelian. Secara spesifik, informan yang dipilih adalah individu dengan rentang usia 18-24 tahun yang termasuk dalam Generasi Z. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pengelola Ciwee.beautybar mengedepankan kolaborasi dengan Influencer yang memiliki engagement rate tinggi dan relevansi dengan Gen Z. Dalam konteks pengembangan model strategi storytelling marketing yang sesuai dengan karakteristik Gen Z di Kota Manado, hasil wawancara mengungkapkan pentingnya penyesuaian konten dengan preferensi audiens. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa storytelling marketing melalui Influencer dapat menjadi strategi yang sangat efektif untuk meningkatkan ekuitas merk di TikTok, terutama di kalangan Gen Z. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi praktisi pemasaran dalam memanfaatkan viral marketing untuk meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran di kalangan Gen Z.
Copyrights © 2025