Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang implementasi pembelajaran berbasis industri di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta merumuskan strategi penguatan kompetensi dan karakter peserta didik melalui pendekatan yang lebih adaptif dan kontekstual. Fokus penelitian ini adalah pada pengembangan model Praktik Kerja Lapangan Terintegrasi Pemberdayaan Masyarakat yang melibatkan berbagai pihak, termasuk SMK, dunia industri, dan masyarakat. Penelitian ini mengungkapkan pentingnya pemenuhan kebutuhan pembelajaran berbasis industri, dengan analisis yang dilakukan di SMK Negeri 9 Makassar dan SMK Negeri 5 Gowa yang menunjukkan adanya kesenjangan pada dimensi sarana prasarana dan kemitraan dengan dunia industri. Inovasi pembelajaran dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini, dengan melibatkan kemitraan antara SMK, dunia usaha, dan pemerintah desa untuk memperkuat hubungan antara pendidikan dan industri. Model pembelajaran inovatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK dengan mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat lokal, memperkuat keterampilan teknis (hard skills) dan non-teknis (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan lokal serta mendukung peningkatan daya saing lulusan di dunia kerja.
Copyrights © 2024