Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan salah satu unit rumah sakit yang paling padat, Dimana banyak pasien dengan berbagai kondisi medis, termasuk pasien berisiko tinggi dirawat. Kepadatan IGD mempunyai dampak antara lain peningkatan mortalitas, peningkatan lama rawat inap dan penurunan kepuasan pasien. Dampak kepadatan bagi perawat adalah stres kerja yang berakibat kepada peningkatan kesalahan medis. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah menganalisis Hubungan Kondisi Overcrowded dengan Tingkat Stres Kerja Perawat di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain analisis statistic dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat di IGD RSUD Undata berjumlah 41 orang. Sampel penelitian ini dihitung menggunakan Rumus Slovin dan pengambilan sampel menggunakan Teknik total sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga responden berjumlah 40 orang. Analisis data menggunakan uji alternatif exact fisher. Hasil penelitian dari 40 responden didapatkan hasil kondisi overcrowded yang paling sering muncul yaitu berada di level 4 (overcrowded) dan perawat yang mengalami tingkat stres kerja sedang sebanyak 16 responden (40,0%). Hasil uji exact fisher didapatkan nilai p value 0.001 (p<0.05). Adanya hubungan kondisi overcrowded dengan tingkat stres kerja perawat di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.
Copyrights © 2025