Pembelian logistik yang sah merupakan pembelian yang memiliki dokumen lengkap, pembelian dapat dilakukan jika terdapat permintaan pembelian. Permintaan pembelian membutuhkan rincian barang yang akan di beli, data perusahaan, serta waktu pengiriman barang dan proses ini disebut purchase order (PO). PO ialah dokumen yang memuat detail barang seperti nama, jumlah, harga, kontak, dan informasi tambahan lainnya seperti kebijakan perusahaan atau informasi lainnya. Frekuensi revisi PO di Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok mencapai angka 62% revisi untuk setiap supplier dan revisi perdokumen mencapai angka 2%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dokmen PO medis terhadap terhadap kebutuhan obat di Unit Farmasi Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok Tahun 2024. Teknik pengambilan sampel yang dipilih adalah purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil wawancara dan observasi yang dilakukan didapatkan bahwa PO dibuat oleh bagian oengadaan logistik medis dengan menyesuaikan isi dengan dokumen PR yang diajukan oleh bagian gudang logistik medis, PO dengan informasi lengkap akan segera dikirim ke supplier untuk memproses pembelian. Ditemukan juga bahwa harga barang dalam PO belum sesuai dengan harga supplier, karena harga yang tertera dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan kepada pihak rumah sakit, kenaikan harga dan perubahan harga menjadi penyebab terjadinya revisi dokumen PO. Kesimpulan pada penelitian ini kenaikan harga tanpa pemberitahuan ke pihak rumah sakit, perubahan harga, dan diskon gradasi yang naik turun menjadi faktor penyebab revisi PO medis terhadap kebutuhan obat di Unit Farmasi Rumah Sakit Grha Permata Ibu Depok Tahun 2024.
Copyrights © 2025