Jurnal Sains dan Kesehatan
Vol. 7 No. 1 (2025): J. Sains Kes.

Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) dengan Pelarut Etil Asetat dan Etanol terhadap Pertumbuhan Bakteri Enterococcus faecalis Penyebab Infeksi Saluran Akar: Comparison of Antibacterial Activity of Tiwai Onion Extract (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) with Ethyl Acetate and Ethanol Solvents Against the Growth of Enterococcus faecalis Bacteria Causing Root Canal Infection

Samiaji, Airvin Wika (Unknown)
Yani, Sinar (Unknown)
Astuti, Lilies Anggarwati (Unknown)
Anitasari, Silvia (Unknown)
Yadi, Yadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2025

Abstract

Pulp infection is capable of causing pulpitis, an inflammatory condition. Tiwai onion is known for its antibacterial properties. Compare the antibacterial activity of tiwai onion (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) extract using ethyl acetate and ethanol solvents against Enterococcus faecalis bacteria causing root canal infection. Onion tiwai extract was prepared by maceration method using ethyl acetate and ethanol solvents. Activity test was determined by liquid and solid dilution method. In liquid dilution, there was no bacterial growth in ethyl acetate and ethanol extracts with a concentration of 20mg/ml. In the solid dilution test, the extract with ethyl acetate solvent showed a value of 20mg/ml, which means bactericidal. However, the ethanol solvent extract showed bacterial growth at a concentration of 20mg/ml, meaning it was not bactericidal. Onion tiwai  extracts with ethyl acetate and ethanol solvents showed different antibacterial activities against Enterococcus faecalis. Only extracts with ethyl acetate solvent showed bactericidal properties Keywords:          Eleutherine palmifolia (L) Merr, Enterococcus faecalis, ethanol, ethyl acetate, Pulpitis   Abstrak Infeksi pulpa mampu menyebabkan pulpitis, suatu kondisi peradangan. Bawang tiwai dikenal karena sifat antibakterinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) memakai pelarut etil asetat dan etanol terhadap bakteri Enterococcus faecalis penyebab infeksi saluran akar. Ekstrak bawang tiwai dibuat melewati metode maserasi dengan memakai pelarut etil asetat dan etanol. Uji aktivitas ditentukan dengan metode pengenceran cair dan metode pengenceran padat. Penelitian ini diperoleh hasil bahwa pada pengenceran cair, tak ada pertumbuhan bakteri pada ekstrak etil asetat dan etanol dengan konsentrasi 20mg/ml. Dalam uji pengenceran padat, ekstrak dengan pelarut etil asetat memperlihatkan nilai 20mg/ml, yang artinya bersifat bakterisidal. Namun, ekstrak dengan pelarut etanol memperlihatkan pertumbuhan bakteri pada konsentrasi 20mg/ml, artinya tidak bersifat bakterisidal. Ekstrak bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) dengan pelarut etil asetat dan etanol memperlihatkan aktivitas antibakteri yang berbeda terhadap Enterococcus faecalis. Hanya ekstrak dengan pelarut etil asetat yang memperlihatkan sifat bakterisidal. Kata Kunci:         Eleutherine palmifolia (L) Merr, Enterococcus faecalis, Etanol, Etil asetat, Pulpitis

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jsk

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Sains dan Kesehatan menerima naskah karya asli (Artikel Penelitian, Artikel Review, dan Studi Kasus), baik eksperimental maupun teoretis, dalam bidang-bidang berikut: Sains dan Kesehatan (Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan lain-lain). Tujuan ...