Konseling lintas budaya merupakan keterampilan penting dalam bimbingan dan konseling, terutama dalam menangani klien dengan latar belakang budaya yang beragam. Namun, keterbatasan bahan ajar yang tersedia menyebabkan mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan praktik konseling lintas budaya secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mata kuliah Konseling Lintas Budaya yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen penelitian mencakup angket, wawancara, dan observasi. Validasi ahli menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki indeks Aiken’s V sebesar 0.80 dalam kategori tinggi, menandakan kejelasan, kegunaan, dan ketepatan materi. Selain itu, analisis Gain Score sebesar 0.88 menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa dalam kategori tinggi setelah menggunakan bahan ajar ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan tidak hanya layak digunakan tetapi juga efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap keterampilan konseling lintas budaya. Temuan ini berkontribusi terhadap pengembangan kurikulum pendidikan bimbingan dan konseling serta meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dinamika budaya di dunia profesional.
Copyrights © 2024