Hipertensi yang dikenal sebagai "silent killer," menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi mencapai 34,1%. Di Kecamatan Cijulang, Pangandaran, dengan karakteristik wilayah pesisir dan non-pesisir, masalah hipertensi terutama pada perempuan menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran istri petani dan peternak di Cijulang mengenai hipertensi melalui kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan tekanan darah secara langsung.Kegiatan ini dilaksanakan pada Februari 2023 dengan melibatkan 33 peserta. Penyuluhan mencakup informasi mengenai penyebab, dampak, gejala, serta pencegahan hipertensi, dengan fokus pada pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Evaluasi dilakukan melalui sesi tanya jawab interaktif dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan 87,9% peserta memiliki hipertensi, dengan beberapa di antaranya mengalami hipertensi berat (200/120 mmHg).Antusiasme peserta terlihat melalui keaktifan dalam sesi diskusi, dengan pertanyaan seputar pengelolaan hipertensi, pola makan, serta pentingnya pengobatan yang teratur. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pengelolaan hipertensi melalui perubahan gaya hidup, seperti pengurangan konsumsi garam dan peningkatan aktivitas fisik.Program ini tidak hanya berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hipertensi, tetapi juga menyoroti kebutuhan akan intervensi berkelanjutan, termasuk rujukan ke fasilitas kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang menggabungkan edukasi dan pemeriksaan langsung memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan perilaku kesehatan yang signifikan dalam masyarakat.
Copyrights © 2025